Monthly Archives: Januari 2016

Kompetensi Lulusan Program Keahlian Multimedia

smk nida el-adabi parungpanjang

Sesuai dengan namanya program keahlian multimedia, maka kompetensi yang harus dimiliki oleh siswa SMK dengan program keahlian multimedia adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan multimedia. Tentu dalam praktiknya tidak semua hal yang berhubungan dengan multimedia harus dikuasai oleh siswa, tetapi ada standar kompetensi yang harus dikuasai oleh siswa dengan brand lulusan multimedia. Apa saja kompetensi standar tersebut?

Beberapa kompetensi standar tersebut antara lain;

  • Mengoperasikan software dan periferal digital illustration, digital imaging, dan web design
  • Mengoperasikan software dan periferal multimedia, presentation, 2D animation, dan 3D animation
  • Mengoperasikan software dan periferal digital audio, digital video, dan visual effects
  • Mengoperasikan software dan peripheral multimedia
  • Operasional pembuatan grafis
  • Perekaman gambar dan suara, dan
  • Keterampilan dalam proses pra produksi Produksi sampai pasca produksi

Untuk memperoleh kompetensi tersebut siswa akan dibekali dengan pengetahuan keilmuan sesuai bidang dan keterampilan komptensi diatas. Seperti pengenalan dan penggunaan software disain grafis, web disain, edit video, dan keterampilan standar multimedia lainnya.

Dengan pengetahuan keilmuan multimedia yang diperolehnya, siswa SMK dengan program keahlian multimedia akan mampu  Membuat projek : Web Design, Fotografi, Membuat Iklan Layanan Masyarakat, Membuat Iklan Komersial, membuat film fiksi atau non fiksi, membuat film dokumenter, membuat video clip, Design Cover dan isi Majalah, Design Produk untuk sebuah kemasan, Design spanduk, Design Banner, Membuat CD interaktif pembelajaran, Membuat CD persentasi, Company Profile berbasis video dan animasi.

Peran Guru dan Fasilitas

Pada akhirnya kompetensi standar siswa tidak serta merta datang begitu saja, harus ada keseimbangan dari institusi tempat siswa belajar. Tenaga pendidik (khususnya guru produktif) yang profesional sesuai bidang keilmuannya, dan fasilitas pendukung yang cukup akan membantu siswa dalam mendapatkan kompetensi-komptensi seperti yang sudah ditulisakan diatas.

Guru produktif memegang peranan penting dalam proses literasi keilmuan yang diperolehnya secara empiris baik dari bangku kuliah maupun outodidak, atau sesuai profesi yang mereka jalani sesuai bidang keilmuanya. Sementara fasilitas akan menjadi media dalam proses literasi tersebut. Guru produktif akan sangat mudah berinovasi dengan fasilitas yang cukup. Begitupun siswa, akan lebih mudah menguasai skill tertentu yang diberikan guru dan mempraktikannya dengan fasilitas yang cukup tersebut.

WhatsApp chat