Renungan

Kalau ingin _menangkap_ ayam, jangan *dikejar*, nanti kita akan *lelah* dan ayam pun makin *menjauh*.
Berikanlah ia _beras_ dan _makanan_, nanti dengan mudah ia *datang* dengan *rela_

Begitupun *REJEKI*, melangkahlah dengan *BAIK*, jangan terlalu _kencang_ *mengejar*, _ngotot_ *memburu*, nanti kita akan merasa *lelah* tanpa *HASIL*. Keluarkanlah _sedekah_, nanti *REJEKI* akan datang _menghampir_ tepat waktu.

Kalau ingin *MEMELIHARA* kupu-kupu, Jangan *tangkap* _kupu-kupunya_ pasti ia akan *terbang*.

Tetapi _tanamlah_ *bunga*.
Maka *kupu-kupu*
akan *datang* dengan sendirinya
dan *membentangkan* sayap-sayapnya yang *INDAH*

Bahkan bukan hanya *kupu-kupu* yang _datang_, tetapi kawanan yang lain juga datang seperti
_lebah_, _capung_ dan lainnya
*menambah* warna warni _keindahan_ taman *BUNGA* kita

Sama halnya dalam *KEHIDUPAN* di dunia ini.
Ketika kita menginginkan
*Kebahagiaan* n *Keberuntungan*,
Tanamkan *kebaikan* demi *kebaikan,* *kejujuran* demi *kejujuran,*

Maka +kebahagiaan* dan *keberuntungan* akan datang sendirinya
Oleh karena itu,
selagi kita masih *HIDUP*,
mari kita membangun taman taman *bunga* kita,

Hidup selalu *terbungkus* oleh banyak _lapisan_. Kita hanya melihat *lapisan* _luar_ & tidak tahu *isi* dalamnya.

Kita hanya melihat**, Wah…. _pengusaha_ itu *hebat*, rumahnya *besar*, mobilnya *mewah*, hidupnya *bahagia* sekali.
Padahal dia lagi *stress* & hidupnya penuh *hutang*, *kerja keras* hanya buat *bayar* bunga pinjaman, semua asetnya sudah jadi *milik* bank.

Wahhh… pasangan *anggun* yg hadir di acara reuni itu begitu *serasi* & *mempesona*, mereka pasti hidup _harmonis_ & _bahagia_.
Padahal hidup mereka *penuh* dgn _kebencian_, saling _menuduh_, _menghianati_ & _menyakiti_, bahkan sudah dalam proses *perceraian* & *bagi harta*.

Lihat pemuda itu, lulusan *Harvard* dgn nilai *Cum Laude*, pasti mudah dapat _kerja_, _gaji besar_, hidupnya pasti *bahagia*.
Padahal dia kena *PHK* sudah 10x, jadi korban *fitnah* di lingkungan kerjanya. Sudah 2 bulan belum dapat *job baru*.

Kita selalu *tertipu* oleh *keindahan* _diluar_ & tdk tahu *realita* yg _didalam_.

Sesungguhnya semua *keluarga* punya *masalah*. Semua *orang* punya *cerita*, Begitulah _hakekat_ hidup.

Janganlah *menggosip* tentang *masalah* orang, sebenarnya siapapun tidak mau _mengalami_ *masalah* tapi manusia tak luput dari *masalah*.

Jangan _mengeluh_ karena *masalah*.
Hayatilah *MAKNA* dibalik semua *masalah* maka semua *masalah* akan membuat hidup menjadi *BERMAKNA.*

Jangan *bandingkan* hidup kita dgn orang lain, krn orang lain belum tentu lebih *bahagia* dari kita.

*SEMOGA MANFAAT, SENANTIASA BAHAGIA & TETAP SEHAT, SERTA SUKSES SELALU*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat